Senin, 02 Mei 2016

Grand Nikko Bali

Siapa yang tidak tau Grand Nikko Bali? Hampir semua orang tau tentang hotel besar yang satu ini. Hotel ini terletak di kawasan Nusa Dua - Bali.

Hotel ini memiliki pemandangan pantai yang sangat indah. Tidak salah kalau hotel ini mempunyai label bintang lima. Selain fasilitas bintang lima yang dimiliki resort - resort lain pada umumnya, hotel ini juga menyediakan hewan khas gurun pasir yaitu unta yang bisa dinikmati oleh siapa saja. 

Di salah satu sisi pantai Nikko terdapat pohon bakau yang tumbang. Nah pohon inilah yang menjadi salah satu icon prewedding di areal hotel ini. Pohon ini sudah menjadi saksi bisu moment indah pasangan dari berbagai belahan dunia.  Dan saat ini kondisi pohon ini sudah semakin kering dan usang. Entah sampai kapan pohon usang ini akan bertahan...

- Putu Mahardana -

Sabtu, 30 April 2016

Wedding at Private Villa


Bagi yang mau melangsungkan pesta pernikahan di Bali, sekarang banyak sekali ada pilihan venue. Pernikahan bisa dilangsungkan di Chapel, Gereja, Kebun ( Garden Wedding ), Pantai ( Beach Wedding ), Cliff, bahkan bisa juga dilangsungkan di Private Villa.
Untuk pesta yang tidak terlalu banyak dihadiri para undangan dan memiliki privasi yang tinggi, Private Villa adalah pilihan yang sangat tepat. Biasanya client harus menyewa Private Villa tersebut minimal 2 - 3 hari.
Harga sewa Private Villa di Bali sangatlah variatif. Dari kelas bawah sampai kelas ataspun tersedia. Biasanya harga Private Villa tersebut sangat dipengaruhi oleh lokasi, dan fasilitas, dan luas villa itu sendiri. Tinggal sesuaikan dengan budget anda.

Apa saja yang harus dipersiapkan untuk melangsungkan pesta pernikahan di Private Villa?
Pertama, memilih konsep dekorasi saat pesta pernikahan. Pilihlah style dekorasi yang cocok dengan space villa yang disewa.


Kedua, memilih gaun pengantin dan jas untuk pengantin pria beserta jasa Makeup & Hairdo yang tepat.




Ketiga, memilih jasa fotographer dan video yang sesuai dengan selera anda. Untuk yang satu ini kita sangat sarankan untuk melihat portfolio mereka terlebih dahulu. Ingat! Portfolio, bukan gadget mereka. Gadget bukanlah suatu ukuran hasil itu akan bagus atau tidak. Karena berbicara wedding photograpy adalah soal momoent, bukan settingan seperti halnya photo prewedding.
Keempat, tentunya memilih jasa wedding organizer yang sudah berpengalaman dan terpercaya dibidangnya.

Foto-foto pada postingan kita kali ini adalah foto saat pernikahan yang dilangsungkan di Villa Gusku - Ubud. Villa ini tepatnya berlokasi di wilayah Desa Andong - Ubud. Hamparan pemandangan sawah yang alami  menjadi view utama Villa ini. Villa ini bisa menampung max 20 undangan. Bagi yang mau mengetahui lebih detai tetntang paket pernikahan di villa Gusku ini bisa menghubungi kami di : info@amandawedding-bali.com










Jumat, 29 Januari 2016

Taman Ujung Karangasem

Tampak utara Taman Ujung Karangasem



Taman Ujung Karangasem merupakan salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Karangasem yang terletak di Ujung Timur pulau Dewata. Tempat ini bisa dituju dengan menempuh perjalanan selama 2 jam dari Denpasar.

Taman Ujung sekarang ini berfungsi sebagai tempat rekreasi baik untuk wisatawan asing ataupun wisatawan local. Biaya masuk untuk berwisata ke tempat inipun cukup terjangkau, kecuali untuk sesi pemotretan prewedding atau yang biasa disebut
engagement photo...biayanya 
Tampak dari atasa Taman Ujung Karangasem
lumayan mahal. Harus merogoh kocek Rp.750.000,- Baik itu pasangan lokal maupun dari luar negeri semua dekenakan biaya yang sama.

Tempat wisata ini mulai buka dari jam 7 pagi. Bagi yang mau prewedding sebelum jam tersebut dengan maksud mendapatkan moment sunrise bisa masuk melalui gerbang selatan, yaitu satu-satunya gerbang kayu untuk memasuki areal ini. Tiket preweddingnya bisa dibayarkan setelah
Tampak barat Taman Ujung Karangasem
petugas loketnya datang. Disana ada staf yang selalu incharge, tinggal lapor saja terlebih dahulu.

Sayangnya saat kami bermaksud mengabadikan momen dengan sinar matahari pagi hari ini tidak berjalan sesuai rencana, karena mendung tebal disertai hujan gerimis pada saat pengambilan foto prewedding hari ini...yah itulah kuasa Yang Maha Esa....sebagai manusia kita cuma bisa berencana      - by Putu Mahardana -

Kamis, 21 Januari 2016

Indoor photo shooting

umamaha-pro studio
Makin hari cuaca di Bali semakin tidak menentu. Situasi ini mengharuskan para photographer wedding atau prewedding harus mempunyai banyak opsi pada saat sesi pemotretan, karena bisa saja cuaca mendadak berubah tidak seperti yang diharapkan. 

Program foto Romantic Dinner kali ini juga kena imbas daru cuaca yang tidak menentu ini. Begitu couple siap dijepret, ehh... hujan mulai mengguyur. Alhasil kamipun merubah schedule yang seharusnya starting di pantai, menjadi pemotretan indoor di studio dan amanda chapel. 
natural pose

foto siluet



Begitu hujan sedikit mereda akhirnya kami memutuskan untuk mencoba berangkat ke pantai tanjung benoa untuk foto sesi berikutnya. Sempat diberi angin segar karena di area nusa dua jalanan masih kering alias tidak ada hujan. Tapi saat kami memasuki areal pantai ehh...hujan angin malah menyambut. 

Setelah berdiskusi sebentar akhirnya kami putuskan untuk menunggu sesaat. Setelah kurang lebih 15 menit menunggu sang hujan, dewi fortuna pun datang. Hujan mereda! Kamipun buru-buru melakukan sesi pemotretan karena hujan tiap saat bisa mengguyur lagi. 

Kamipun melakukan semua trik dan akal untuk menanggulangi hujan pada saat pemotretan. Yaitu melindungi kamera dari guyuran air hujan agar tetap berfungsi maksimal. Salah satunya dengan menggunakan emergancy cover! Beruntung kami bisa mengambil cukup  banyak foto di areal ini walaupun harus sedikit terburu-buru. Benar saja, hujanpun turun lagi. 

cover camera
Karena cuaca yang tidak bersahabat, sesi  pemotretan di monument perjuangan rakyat bali di jimbaran pun cuma bisa dilakukan sebentar. Dan kamipun harus merubah sesi pemotretan di Pantai Jimbaran pada saat matahari terbenan, menjadi sesi pemotretan indoor di Amanda Capel. Sesi pemotretan indoor ini kami lakukan lebih lama dari biasanya karena kami kehilangan banyak lokasi yang dikarenakan sang hujan. Yah...hujan hari ini emang sesuatu banget....Yang terpenting, client kami tetep bisa merasa puas walaupun banyak rintangan....YES!

- by Putu Mahardana -

Senin, 18 Januari 2016

Prewedding di GWK Cultural Park

Hari ini kembali Amanda mendapatkan client yang ingin prewedding di GWK Cultural park. Paket ini menawarkan foto prewedding di 3 lokasi, yaitu  : Amanda chapel, GWK dan Pantai Jimbaran. Pemotretan hari berjalan lancar tanpa kendala, kecuali teriknya panasa matahari :)


Beruntung ketika kami tiba dilokasi ke-2 yaitu di GWK, para wisatawan beluml terlalu ramai sehingga kami bisa sedikit leluasa mengambil foto. Dengan areal sang sangat luas GWK mempunyai banyak 'post' untuk melakukan photo prewedding. Tinggal pilih titik pengambilan foro sesuai selera.



Areal tempat didirikannya Patung Dewa Wisnu ini adalah 'main point' dari lokasi photo prewedding ini. Terkadang diperlukan kesabaran yang extra untuk mengambil foto disini karena harus bergiliran dengan pengunjung yang lainnya. Dari tempat ini pengunjung dimanjakan dengan pemandangan laut selatan bali, dan juga hamparan jalan tol yang memecah laut Bali.


Bagian tebing yang berada di bawah areal Patung Dewa Wisnu ini juga merupakan titik yang menarik untuk melakukan photo prewedding. Pada titik ini para pengunjung sedikit sepi. Jadi bisa lebih leluasa untuk mengambil foto.


1,5 jam merupakan waktu yang cukup pendek untuk menjajal lokasi ini. Jika mempunyai waktu yang lebih, tentunya akan makin banyak titik lokasi yang bisa diexplore.
Untuk lokasi terakhir dari program foto prewedding ini, client kami memilih Pantai Jimbaran. Cuaca yang bersahabat sepanjang hari ini membuat photo shooting kali ini berjalan lancar jaya :)